Jumat, 07 Mei 2010

Pembuatan Kolam Terpal Untuk Lele




Setelah perkenalan dan analisa usaha pembesaran ikan lele di kolam terpal, sekarang gw coba untuk sedikit menjelaskan cara pembuatan kolam terpalnya. Penjelasan ini sesuai dengan apa yang saya lakukan sendiri, sehingga mungkin ada beberapa perbedaan dengan orang2 yang sudah pernah membuat kolam serupa or perbedaan dengan apa yang sudah di jelaskan di blog2 lain.

Apa saja yang di perlukan untuk membuat kolam terpal?

1. Lahan, usahakan lahan yang sedikit rindang, tapi jangan langsung di bawah pohon.
2. Terpal, berukuran ukuran 4x5. yang gw pake adalah terpal jenis A3, lebih tebal. Tapi gw
juga pernah ngeliat beberapa kolam sejenis dengan terpal yang lebih tipis. Jadi, gw pikir itu
pun bisa di pakai untuk menghemat biaya.
3. Bambu, diperlukan bambu yang dibelah besar. dengan ukuran 2,2 meter sebanyak kurang
lebih 10 belahan, dan ukuran 3,2 meter sebanyak kurang lebih 10 belahan.
4. Tiang patok, diperlukan kayu yang nantinya bakal tumbuh agar bisa bertahan lama, seperti
tanaman Hanjuang or apa sajalah yang kuat . Jangan menggunakan bambu karena masa
pakainya terbatas.
5. Paku, digunakan untuk memaku belahan bambu ke patoknya.
6. Kawat, digunakan untuk mengikat terpal ke patok/bambu.

Cara pembuatan :
Setelah semua bahan tersedia, terlebih dulu ratakan tanah yang akan di pakai untuk mendirikan kolam terpal, jangan sampai ada benda tajam di atasnya. Lalu dirikanlah patok di empat sudut berbeda dengan ukuran panjang 3 meter dan lebar 2 meter. Kemudian pasang belahan bambu 2,2 m untuk lebarnya dengan menggunakan paku, dan belahan bambu 3,2 m untuk panjangnya. pasang agak merapat agar rangka kolam kuat, setelah semua terpasang, maka terpal dapat dipasang membentuk segi empat di dalam rangka tersebut. Ujung terpal di ikat kuat2 dengan kawat ke patok. Karena nantinya terpal akan diisi air, maka pastikan rangka kolam terpasang dengan kuat.

Selamat mencoba!!!

5 komentar:

  1. Boleh juga tu....dari pada lahan kosong nganggur,mending di manfaatkan

    BalasHapus
  2. mas njajal coment ya....

    :-)

    BalasHapus
  3. waah aku udah ngasi ikannya sampeyan... tapi kok ndak gedhe gedhe yaaa....huuuuh

    BalasHapus
  4. saya udah tanya2 ke blog lain dikit skali yang mau mengajari,rata2 cm bikin posting trus komen masuk ga di tanggapi,jd saya trus menunda pembuatan kolam terpal. Karena kurangnya info dan ilmu.

    1. Saya pernah baca katanya kolam terpal harus di beri alas sekam,sekam jg berfungsi untuk saat suhu tinggi pada kolam,apakah sekam bisa di ganti dengan benda lain,benda ap? Di tempat saya ga ada sekam.

    2. Yg mau saya tanya lagi,pupuk kandang sungguh saya kesulitan mendapatkannya,apa bisa di ganti dg yg lain misalnya lumpur comberan/lumpur parit trus di masukkan dalam karung seperti pupuk kandang?

    3. saya nanti kolam ukuran 2x3 atau 2x4 tinggi 1 meter,mau di isi 200 bibit ukuan 5 cm atau lebih sedikit,berapa tinggi air nya yang bagus nanti?

    Tolong di jawab 3 pertanyyan saya ya gan,saya sudah 1bulan menunda ternak lele karena tak ada pengetahuan..

    Info tambahan,kalo bikin kolam terpal tidak menggali tanah,apa sekam masih di perlukan? Atau masih harus di beri alas?

    BalasHapus
    Balasan
    1. mas @mi ogu : sy cuma mau sharing, siapa tahu bs membantu.
      1. sekam atau kulit padi untuk kolam terpal berfungsi untuk menghangatkan kolam serta menjaga suhu agar tetap stabil, yang saya baca sekitar 28 derajatan mas, tidak stailnya suhu kolam menyebabkan ikan strees. tp bila ingin cari alternatif sekam saya rasa ampas/debu kayu paling mendekati sifatnya mas karena hanya untuk menjaga suhu bukan mencari sari pati dari sekam tsb.
      2. pupuk kandang tersebut berfungsi agar mikro organisme seperti plankton dapat hidup dalam kolam yang membuat ketersediaan pakan alami buat ikan. bisa juga koq diganti dengan pupuk nabati atau pupuk urea yang dijual ditoko-toko, jangan pakai lumpur comberan/parit karena anda tidak tahu bakteri yg terdapat di dalamnya yang mungkin saja bisa menyebabkan ikan anda terserang berbagai penyakit.
      3. pada umumnya kedalaman kolam sekitar 60cm-1 meter.
      untuk tambahannya : boleh pakai sekam tergantung kondisinya mas, yang harus dipastikan lahan harus dipadatkan/diratakan terlebih dahulu dan singkirkan benda yang mungkin dapat merusak terpal seperti kayu, batu dan serangga seperti semut merah yang dapat mengerogoti terpal.
      mudah-mudahan informasi ini dapat membantu teman-teman sesama pemula peternak ikan, bila ada teman-teman ingin sharing pengalaman via email langsung aja di www.tommyzart03@gmail.com

      Hapus